PengaruhLingkungan Dalam Proses Pembentukan Konsep Diri (Self-Concept) 26 Juni 2010 08:08 Diperbarui: 26 Juni 2015 15:16 7818 0 0. +. Lihat foto. Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao. Manusia adalah makhluk sosial yang satu sama lain saling membutuhkan. Dalam interaksi sosialnya dengan sesama manusia, juga sangat dipengaruhi dengan HaiAlfi, Kakak coba bantu jawab yah. Jawaban yang benar dari soal di atas adalah B, yaitu Respirasi. Salah satu ciri makhluk hidup adalah respirasi. Respirasi merupakan bagian dari aktivitas metabolisme tubuh. Respirasi bertujuan untuk memecah sari makanan yang telah dicerna sehingga dihasilkan energi. PengertianLingkungan Hidup Alamiah dan Lingkungan Hidup Binaan; Erosi Tanah - Jenis, Faktor Penyebab, Pengaruh dan Cara Penanganannya; Definisi Lengkap Tentang Faktor dan Proses Pembentukan Tanah; Banjir - Penyebab, Dampak, dan Usaha Mengurangi Risiko Banjir; Penjelasan Terlengkap Tentang Pengertian dan Proses Siklus Air (Hidrologi) Dilansirdari Encyclopedia Britannica, salah satu keuntungan dari adanya pembuatan dan produk - produk kerajinan limbah bagi lingkungan hidup adalah mengurangi banyaknya sampah. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Produk kerajinan dari bahan limbah lunak harus mengandung unsur estetika. Ujianakhir semester plh kelas x. 1. LEMBAR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER Tahun Pelajaran 2013/2014 Mata Uji Kelas Satuan Pendidikan Hari /Tanggal Alokasi Waktu : : : : : PLH X Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 90 menit Petunjuk Umum 1. Gunakan Ballpoint untuk menyilang (x) pada Lembar Jawaban Ujian Sekolah (LJUS). Lingkunganhidup binaan adalah lingkungan hidup yang dibentuk, dimodifikasi, dikelola dan ditentukan kondisinya oleh manusia guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Lingkungan hidup alami adalah lingkungan hidup yang telah ada di alam tanpa memperoleh gangguan atau dimodifikasi oleh manusia. Lingkunganbinaan atau lingkungan terbangun adalah suatu lingkungan yang ditandai dominasi struktur buatan manusia.Sistem lingkungan binaan bergantung pada asupan energi, sumberdaya, dan rekayasa manusia untuk dapat bertahan. Dala, istilah ini memberikan kesimpulan bahwa sebagian besa lingkungan yang dipakai manusia adalah lingkungan buatan, dan lingkungan buatan ini harus diatur agar dapat Lingkunganadalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita, baik keadaan fisik, sosial, maupun kebudayaan. Dengan demikian, ada tiga faktor lingkungan yang dapat memengaruhi pembentukan kepribadian seseorang. Namun, pengaruh ketiganya tidak berdiri sendiri. 1) Lingkungan Fisik. Lingkungan fisik meliputi keadaan iklim, tipografi, dan sumber daya ProsesPembentukan Lingkungan Hidup Dalam proses membentuk lingkungan hidup binaan ini, manusia menghasilkan limbah. Oleh karena itu, lingkungan hidup binaan selalu ditandai oleh timbulnya limbah yang membawa dampak bagi kehidupan manusia, baik dampak fisik, hayati, sosial maupun dampak yang terasa langsung oleh manusia itu sendiri. Lingkunganhidup binaan adalah lingkungan hidup alamiah yang sudah banyak ditempati oleh manusia. lingkungan hidup binaan dapat terbentuk karena jumlah penduduk dan kebutuhan hidup manusia u\yang makin meningkat sehingga memaksa manusia mengubah lingkungan hidup alamiah . proses membentuk lingkungan hidup binaan selalu ditandai oleh adanya limbah yang bedampak langsung atau tidak langsung bagi ECSRqP. Istilah lingkungan sering digunakan dalam berbagai keperluan dan bidang pengetahuan. Namun, tidak semua orang memahami makna dari kata “lingkungan”. Artikel ini akan mengulas pengertian lingkungan menurut para ahli, jenis-jenis dan pembagian serta manfaatnya. Lingkungan Adalah Kesatuan Ruang dan Isinya Lingkungan adalah kesatuan ruang dengan semua benda, sumber daya, energi, keadaan, dan makhluk hidup termasuk juga manusia dan perilakunya yang memengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain menurut Undang undang No. 23 Tahun 1997. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, istilah lingkungan dapat diartikan sebuah daerah atau kawasan dan seluruh bagian yang terdapat di dalamnya yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia. Suatu lingkungan terdiri dari kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti air, tanah, udara, energi surya, mineral, dan flora fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan. Lingkungan dapat juga dibagi menjadi komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik adalah segala sesuatu yang tidak bernyawa seperti air, tanah, udara iklim, cahaya, kelembaban, dan bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme virus dan bakteri. Baca juga Apa itu Konservasi? Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Manfaat Konservasi Infografis tentang lingkungan oleh LindungiHutan. Para ahli telah menjabarkan beberapa definisi dan pengertian lingkungan diantaranya yaitu 1. Ahmad 1987 Lingkungan adalah suatu kesatuan dengan kehidupan para manusia. Menurut Ahmad, pengertian lingkungan hidup adalah satu sistem di dalam kehidupan. Di dalam sistem kehidupan tersebut ada sebuah campur tangan dari manusia-manusia. 2. Emil Salim 1976 Menurut Prof. Emil Salim, yang merupakan seorang ahli ekonomi, cendekiawan, pengajar, dan politisi Indonesia, lingkungan diartikan sebagai benda, kondisi, dan pengaruh yang terdapat dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia. 3. Darsono 1995 Darsono mengungkapkan lingkungan adalah semua benda dan kondisi yang berisi manusia beserta kegiatannya. Semua hal tersebut berada di dalam suatu ruang dimana manusia itu tinggal. Segala unsur tersebut tentunya berpengaruh pada kelangsungan dan kesejahteraan hidup manusia serta makhluk hidup lain yang hidup. 4. Amsyari 1989 Pengertian lingkungan menurut Amsyari dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu lingkungan fisik, biologis dan sosial. Lingkungan fisik adalah semua hal yang terdapat di sekitar manusia. Wujud dari lingkungan fisik adalah benda mati, seperti udara, air, cahaya, batu, rumah, dan lain biologis dalam pengertian ini adalah semua unsur yang ada di sekitar hidup manusia, yaitu enyerupai organisme hidup, kecuali yang ada pada diri manusia itu sendiri. Contohnya seperti tumbuhan dan sosial adalah kehidupan sekumpulan manusia yang ada di suatu lingkungan masyarakat. Di dalam lingkungan sosial ini manusia saling berhubungan dengan masyarakat. 5. Otto Soemarwoto Otto Soemarwoto dalam buku Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan menjelaskan lingkungan adalah ruang yang ditempati suatu makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan jasad renik bersama dengan benda hidup dan tidak hidup di dalamnya yang menempati ruang tertentu. 6. St. Munadjat Danusaputro Definisi lingkungan menurut beliau adalah semua benda dan daya serta kondisi, termasuk di dalamnya manusia dan tingkah perbuatannya, terdapat dalam ruang di mana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidupnya serta kesejahteraan manusia. 7. Michael Allaby Menurut Michael Allaby lingkungan hidup merupakan lingkungan fisik, lingkungan biotis dan lingkungan kimiawi yang mengelilingi kehidupan seluruh organisme. 8. Sambas Wirakusumah Lingkungan merupakan semua aspek kondisi eksternal biologis, dimana organisme hidup dan ilmu-ilmu lingkungan menjadi studi aspek lingkungan organisme itu. 9. Sri Hayati Pengertian lingkungan menurut Sri Hayati adalah sebuah kesatuan diantara suatu ruang dan semua benda serta keadaan makhluk hidup yang ada di dalam ruang tersebut. Di dalam kesatuan tersebut juga terdapat makhluk hidup dan perilakunya, demi melangsungkan kehidupan serta kesejahteraan. 10. Soedjono Soedjono menjelaskan lingkungan adalah bagian dari lingkungan hidup. Di dalam lingkungan terdapat dua unsur, unsur tersebut adalah lingkungan hidup jasmani dan lingkungan hidup fisik yang meliputi semua faktor serta unsur fisik jasmaniah. 11. Supardi 2003 Menurut Supardi lingkungan adalah jumlah dari keseluruhan benda. Benda tersebut mencakup benda yang hidup dan juga yang mati, termasuk semua kondisi yang ada di sekitar manusia untuk tinggal. Lingkungan dibagi menjadi dua yaitu lingkungan fisik dan lingkungan non fisik. 12. Jonny Purba Pengertian lingkungan menurut Jonny Purba adalah sesuatu yang memiliki status sebagai lokasi terjadi semua kegiatan. Kegiatan tersebut termasuk aktivitas baik seperti interaksi sosial kepada berbagai kelompok dan pranatanya. Serta semua aktivitas lain yang dipengaruhi oleh symbol-simbol dan nilai yang berlaku. 13. S. J. McNaughton dan Larry L. Wolf J. McNAughton dan Larry L. Wolf menjelaskan bahwa pengertian lingkungan adalah semua faktor eksternal. Faktor yang dimaksud adalah baik yang bersifat fisika atau bersifat biologis. Faktor-faktor tersebut memiliki pengaruh langsung kepada kehidupan. Seperti pertumbuhan, perkembangan dan aktivitas-aktivitas reproduksi dari sebuah organisme. 14. Bintarto engertian lingkungan secara sederhana menurut Bintarto adalah semua sesuatu yang ada di sekitar kehidupan manusia. Kondisi tersebut seperti benda atau non benda. Serta mempengaruhi sekaligus dipengaruhi oleh sikap dan tindakan yang dimiliki oleh manusia. 15. Kamus Ekologi Pengertian lingkungan dalam kamus ekologi yaitu bagian dari keseluruhan yang berhubungan satu sama lain. Selain itu, lingkungan juga berkaitan antara makhluk hidup dan makhluk yang tidak hidup. Keseluruhan tersebut berada secara alami di bumi dan daerah-daerah lainnya. 16. Ensiklopedia Kehutanan Pengertian lingkungan juga terdapat di dalam ensiklopedia kehutanan. Sebab lingkungan termasuk objek kajian dari bidang kehutanan. Lingkungan adalah jumlah total dari seluruh faktor non genetik. Jumlah tersebut memiliki pengaruh pada pertumbuhan serta reproduksi pohon. Baca juga Green Marketing Pengertian, Tujuan, Komponen, Manfaat dan Contohnya Jenis-jenis Lingkungan Jenis lingkungan sangat beragam dan berbeda-beda. Beberapa jenis dapat dikelompokkan menjadi baidang-bidang tertentu. A. Lingkungan Berdasarkan Proses Terbentuknya Lingkungan berdasarkan proses terbentuknya dibagi menjadi lingkungan alami dan lingkungan buatan. 1. Lingkungan Alami Lingkungan alami adalah lingkungan yang terbentuk akibat dari proses alam secara dinamis, artinya tidak ada kesengajaan manusia dalam pembentukannya. Lingkungan alami terdiri dari atas sumber-sumber alami berupa ekosistem dan berbagai komponen yang ada baik itu komponen fisik maupun biologis. 2. Lingkungan Buatan Lingkungan buatan adalah lingkungan yang tujuan pembuatannya untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan manusia yang jumlahnya tidak terbatas. Jenis lingkungan yang dibuat oleh manusia ditujukan untuk memberi manfaat yang sangat baik bagi manusia dan juga makhluk makhluk lainnya. Manfaat lingkungan buatan ini diantaranya sebagai sarana memenuhi kebutuhan masyarakat, contohnya adalah pembuatan waduk atau bendungan untuk menampung air, karena manusia sangat memerlukan air untuk bisa bertahan hidup. Fungsi rekreasi atau wisata juga menjadi salah satu manfaat dari lingkungan buatan seperti danau bendungan, taman bunga, atau kebun buah yang dapat dijadikan tempat untuk berwisata. B. Lingkungan Berdasarkan Unsur Pembentuknya Jenis lingkungan berdasarkan unsur pembentuknya terbagi menjadi 2 yaitu lingkungan biotik dan abiotik. 1. Lingkungan Biotik Lingkungan biotik adalah lingkungan yang komponennya terdiri komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup atau organisme yang ada di permukaan bumi. Komponen lingkungan biotik terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuh tumbuhan. Komponen biotik dapat digolongkan berdasarkan ukurannya, yaitu makroorganisme dan mikroorganisme. Selain itu berdasarkan perannya, komponen biotik dapat dibedakan menjadi produsen, konsumen, dan dekomposer. 2. Lingkungan Abiotik Lingkungan abiotik adalah lingkungan yang komponennya terdiri dari komponen abiotik atau tidak hidup yaitu komponen yang terdiri dari benda-benda yang bukan makhluk hidup dan ada di sekitar lingkungan. Komponen ini sangat mempengaruhi kelangsungan hidup. Jenis komponen abiotik diantaranya adalah faktor kimiawi yaitu senyawa anorganik H2O, N2 , O2 , CO2 , mineral, dsb dan senyawa organik KH, protein, dsb kemudian faktor fisik yang terdiri dari suhu, sinar matahari, angin, air, udara, kelembaban, cahaya, suhu, pH, salinitas, topografi dan lain sebagainya. Lingkungan abiotik terdiri atas 1. Suhu Suatu proses biologis yang dipengaruhi oleh perubahan pada suhu, contohnya mamalia & burung sebagai makhluk hidup yang dapat mengatur sendiri suhu tubuhnya. 2. Air Ketersediaan air dapat mempengaruhi distribusinya suatu organisme Contohnya organisme dapat beradaptasi dan bertahan hidup dengan memanfaatkan ketersediaan air yang berada di padang pasir. 3. Garam Konsentrat pada garam akan mempengaruhi keseimbangan air dalam organisme melalui osmosis. Contohnya pada Beberapa organisme terestrial yang dapat beradaptasi pada lingkungan dan kandungan garamnya yang cukup tinggi. 4. Sinar Matahari Intensitas dan kualitas pada sebuah cahaya matahari akan mempengaruhi proses fotosintesis, karena air mampu menyerap cahaya sehingga proses fotosintesis dapat terjadi di sekitar permukaan matahari. 5. Kadar pH Kondisi pH lingkungan dapat mempengaruhi kerja enzim, pH optimum merupakan kondisi pH yang mendukung bekerjanya enzim secara optimal dan setiap enzim memiliki pH optimum yang berbeda-beda. 6. Tingkat Salinitas Salinitas adalah tingkat keasinan atau kadar garam yang terlarut dalam air. Selain kandungan dalam air, terkadang salinitas juga digunakan sebagai istilah kandungan garam dalam tanah. Baca juga Pengertian Emisi Karbon, Penyebab, Dampak dan Cara Menguranginya Manfaat Lingkungan Lingkungan memiliki manfaat dan fungsi yang beragam, diantaranya yaitu 1. Tempat Makhluk Hidup Tinggal Tentunya manfaat lingkungan yang paling penting adalah sebagai tempat tinggal. Di dalam lingkungan, terdapat beragam makhluk hidup yang tinggal dengan keadaan yang beragam pula sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan. Lingkungan adalah tempat yang kondusif dan ideal untuk digunakan. Makhluk hidup menjadikan lingkungan sebagai tempat interaksi. Di dalam lingkungan, makhluk hidup dapat berinteraksi, beristirahat bahkan dapat melindungi diri mereka. 2. Tempat Melakukan Aktivitas Selanjutnya adalah tempat untuk beraktivitas, makhluk hidup memiliki rutinitas seperti makan dan tidur. Khusus manusia kita melakukan aktivitas yang lebih luas dan beragam. Lingkungan dijadikan sebagai tempat bersosialisasi. Hal itu karena manusia hidup bersama manusia lain, sehingga harus menjaga hubungan satu sama lain. Di dalam lingkungan, manusia akan berinteraksi seperti memenuhi kebutuhan hidup sampai mengembangkan budaya atau hal lainnya. Hewan dan tumbuhan juga dapat melakukan banyak aktivitas di dalam lingkungan. Contohnya seperti tumbuhan yang bertumbuh di sebuah lingkungan. Contoh bagi hewan adalah seperti dalam mencari makan dan berburu. Hewan juga mengandalkan lingkungan untuk berkembang biak dan bermain disana. Tanpa adanya lingkungan, maka makhluk hidup tidak dapat melakukan aktivitasnya. Hal itu karena tidak ada lagi ruang atau tempat untuk melakukannya. 3. Tempat Mencari Makan Tempat utama makhluk hidup mencari makan adalah lingkungan. Di dalam lingkungan, terdapat produsen. Produsen tersebut akan menyediakan sumber makanan untuk konsumennya. Dalam hal ini, contohnya seperti manusia dan hewan. Sedangkan yang termasuk produsen adalah tumbuhan saja. Hal itu karena tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri, melalui proses fotosintesis. Berbeda dengan tumbuhan, hewan dan manusia tetap memerlukan lingkungan untuk mencari makanan. Makanan yang hewan dan manusia makan juga berasal dari lingkungan sekitarnya. Contohnya seperti manusia yang memakan hewan seperti ayam, sapi dan bebek. Hewan yang memakan tumbuhan, seperti sapi dan kambing memakan rumput. Referensi dan rujukan pada artikel ini. Penulis Ridha Rizkiana Lingkungan hidup binaan adalah lingkungan hidup yang dibentuk, dimodifikasi, dikelola dan ditentukan kondisinya oleh manusia guna memenuhi kebutuhan hidup alami adalah lingkungan hidup yang telah ada di alam tanpa memperoleh gangguan atau dimodifikasi oleh manusia. Lingkungan hidup alami terdiri atas komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik adalah segala makhluk hidup, mulai mikroorganisme sampai dengan tumbuhan dan hewan. Lingkungan abiotik adalah segala kondisi yang terdapat di sekitar makhluk hidup yang bukan organisme hidup, seperti batuan, tanah, mineral, udara, angin, curah hujan, cahaya matahari dan lain–lain. Lingkungan biotik sering pula dinamakan lingkungan organik, sedangkan lingkungan abiotik dinamakan juga lingkungan anorganik. LINGKUNGAN HIDUP BINAAN Ciri lingkungan hidup binaan 1. Seperti telah kita ketahui guna memenuhi kebutuhan hidupnya manusia merubah lingkungan hidup alami menjadi lingkungan hidup binaan 2. Ciri ekosistem tidak mantap, karena selalu memerlukan subsidi energi dari luar. 3. Ditinjau dari segi rantai nakanan dan piramida ekologi, maka ekosistem binaan merupakan ekosistem yang yang timpang Manusia menyadari bahwa lingkungan mempunyai interaksi antar komponen dan juga keterbatasan kemampuan daya lenting lingkungan. Usaha manusia untuk memperpanjang usia lingkungan hidup dikenal dengan penciptaan lingkungan hidup binaan yaitu berusaha membentuk, memodifikasi, atau mengelola lingkungan hidup. Tujuan agar lingkungan hidup dapat normal kembali seperti semula yaitu memiliki keseimbangan ekologi. Prinsip penciptaan lingkungan hidup binaan misalnya melakukan reboisasi hutan,pengelolaan air limbah agar bersih kembali dan aman jika dibuang ke sungai. Contoh yang sederhana dalam penciptaan lingkungan binaan misalnya penanaman pohon di lingkungan komplek perumahan agar udaranya leebih segar, terlihat asri dan nyaman Seharusnya manusia terus-menerus melakukan upaya lingkungan binaan. Namun kebanyakan, manusia tidak melakukannya sehingga banyak kerusakan lingkungan di mana-mana. Hutan lebat dibabat seenaknya tanpa memikirkan penanaman kembali. Air bersih dipakai untuk industri tekstil, setelah tercemar air tersebut dibuang ke sungai sehingga mencemari lingkungan. Kegiatan manusia yang tidak menciptakan lingkungan binaan mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan alam. Bagaimana agar tidak rusak, manusia perlu merencanakannya dengan baik setiap akan membangun bangunan atau membuka hutanagar tidak mengganggu kelestarian lingkungan alami. Jika lingkungan binaan manusia tidak mampu mengembalikan keadaan lingkungan alami, lambat laun akan mempengaruhi keadaan sosial lingkungan sosial budaya manusia. Lingkungan hidup bisa dikatakan sebagai sebuah pengetahuan dasar tentang bagaimana makhluk hidup berfungsi dan bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain dan lingkungan mereka. Pengetahuan tentang lingkungan hidup ini menjadi penting untuk diketahui sebagai bagian objek studi geografi. Adapun lingkungan hidup sendiri berfokus pada keragaman kehidupan, transfer karakteristik diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, struktur dan fungsi sel, bangunan dasar dari semua organisme, kesalingtergantungan semua organisme dan lingkungannya, aliran materi dan energi melalui siklus kehidupan berskala besar, dan bagaimana evolusi biologis menjelaskan kesamaan dan keragaman kehidupan. Lingkungan hidup kita terdiri atas lingkungan fisik dan lingkungan sosial. Lingkungan fisik merupakan lingkungan yang terbentuk secara alami, sedangkan lingkungan sosial terdiri atas aspek sosial dan fungsional dan yang mempengaruhi kualitas dan keadaan kehidupan. Kelompok populasi yang berbeda memiliki kebutuhan dan harapan yang berbeda untuk lingkungan hidup mereka, tergantung pada usia mereka atau situasi lain dalam kehidupan. Pengertian lingkungan hidup yang baik dan sehat memungkinkan kelompok populasi yang berbeda untuk menjalani kehidupan sehari-hari dan memenuhi kebutuhan dasar mereka seperti kebutuhan sandang, pangan dan papan, penggunaan layanan, bekerja, rekreasi, hobi, dan lain-lain. Pengertian Lingkungan hidup Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada disekeliling kehidupan, mulai dari pohon, sungai, jalan, gedung, benda dan bahkan orang. Lingkungan ini meliputi interaksi semua makhluk hidup, iklim, cuaca dan sumber daya alam yang mempengaruhi kelangsungan hidup manusia dan kegiatan ekonomi. Pengertian Lingkungan hidup Menurut Para Ahli Adapun definisi lingkungan hidup menurut para ahli, diantaranya yaitu Bintarto Pengertian lingkungan hidup ialah segala sesuatu yang ada di sekitar kita, baik berupa benda ataupun non-benda yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi sikap dan tindakan kita. Otto Soemarwoto Definisi lingkungan hidup adalah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi kehidupan kita. Berdasarkan batasan tersebut secara teoritis ruang yang dimaksud tidak berbatas jumlahnya. Sedangkan secara praktis ruang yang dimaksud selalu dibatasi menurut kebutuhan yang dapat ditentukan. Emil Salim Arti lingkungan hidup diartikan sebagai benda, kondisi, keadaan dan pengaruh yang terdapat dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia. Definisi tersebut dapat dikatakan cukup luas. Jika batasan tersebut disederhanakan maka ruang lingkungan hidup dibatasi oleh faktor-faktor permasalahan lingkungan hidup yang dapat dijangkau manusia misalnya faktor alam, politik, ekonomi dan sosial. UU Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang dapat diartikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. UU No. 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup yaitu kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Kamus Ekologi Istilah lingkungan hidup dikenal juga dengan environment merupakan bagian dari adanya keseluruhan yang saling berkaitan antara mahluk hidup dan non hidup yang berada secara alamiah di planet bumi atau di sebagian daerahnya. Ciri Lingkungan Hidup Ciri Lingkungan Hidup Adapun yang menjadi karakteristik lingkungan hidup adalah Adanya Adaptasi Adaptasi diartikan sebagai upaya makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya dengan tujuan untuk bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu beradaptasi akan mengalami kepunahan atau kelangkaan jenis. Makhluk hidup yang bisa beradaptasi terhadap lingkungannya maka akan mampu untuk Mendapatkan air, udara dan nutrisi makanan. Mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas. Bertahan hidup dari musuh alaminya. Melakukan reproduksi. Memberi respon perubahan yang terjadi di sekitarnya. Adanya mahluk hidup Kehidupan merupakan fenomena sosial atau perwujudan adanya makhluk hidup, yaitu keadaan yang membedakan organisme makhluk hidup dengan benda mati. Ciri umum organisme-organisme tersebut-tumbuhan, hewan, fungi, protista, archaea, dan bakteri yaitu berasal dari bentukan sel berbahan dasar karbon dan air dengan pengaturan kompleks dan informasi genetik yang dapat diwariskan. Organisme tersebut mampu melakukan metabolisme, mampu untuk tumbuh dan berkembang, tanggap terhadap rangsangan, berkembang biak, dan beradaptasi terhadap lingkungannya melalui seleksi alam. Interaksi Interaksi sosial dapat diartikan sebagai hubungan timbal balik saling mempengaruhi antara individu, kelompok sosial, dan masyarakat. Interaksi adalah proses di mana orang-oarang berkomunikasi saling pengaruhmempengaruhi dala pikiran danb tindakana. Manusia sebagai makhluk sosial selalu berinteraksi satu sama lain. Manfaat Lingkungan Hidup Lingkungan hidup memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan di bumi ini. Manfaat tersebut diantaranya yaitu sebagai berikut Tempat beraktivitas Lingkungan hidup sebagai tempat beraktivitas semua makhluk hidup. Manusia, hewan dan tumbuhan melakukan aktivitas pada lingkungan hidup. Hewan dan tumbuhan menggunakan lingkungan hidup sebagai tempat menjalani kehidupannya, misalnya sebagai tempat untuk mencari makan, tempat berkembangbiak, tempat berburu dan lain- lain. Manusia memanfaatkan lingkungan hidup sebagai tempat beraktivitas secara lebih kompleks lagi. Manusia mempunyai beragam kelompok lingkungan hidup, diantaranya yaitu lingkungan sosial dan lingkungan alam. Kedua lingkungan tersebut secara bersama-sama memberikan fungsi sebagai tempat beraktivitas manusia. Lingkungan alam memiliki fungsi yang jelas terlihat, sedangkan lingkungan sosial memberikan ruang beraktivitas sesama manusia untuk saling berkomunikasi. Penyedia unsur penting Lingkungan sehat yang ada dalam kehidupan memiliki manfaat sebagai penyedia unsur- unsur penting yang dibutuhkan makhluk hidup. Unsur-unsur penting tersebut misalnya oksigen, air dan mineral. Ketiga unsur tersebut merupakan unsur pokok yang dibutuhkan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupan. Oksigen untuk bernafas, air digunakan hampir diseluruh kegiatan makhluk hidup dan mineral digunakan sebagai pendukung pokok kelangsungan hidup makhluk hidup. Memenuhi kebutuhan kehidupan makhluk hidup Lingkungan hidup bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup sebagai pemenuh kebutuhan kehidupan makhluk hidup. Lingkungan alam telah menyediakan berbagai sumber makanan. Bagi hewan lingkungan hidup telah menyediakan berbagai tumbuhan untuk dimakan. Bgai tumbuhan lingkungan hidup sudah menyediakan karbondioksida, air dan zat hara untuk kelangsungan hidup tumbuhan. Sedangkan untuk manusia, lingkungan hidup telah menyediakan berbagai hal, diantaranya yaitu tubuh manusia yang memerlukan protein, vitamin dan mineral sudah disediakan oleh alam lewat berbagai bahan makanan. Sebagai sumber kehidupan makhluk hidup Lingkungan hidup dapat dijadikan sebagai sumber kehidupan makhluk hidup, karena pada lingkungan hidup terdapat segala hal yang dibutuhkan oleh makhluk hidup, yang tersedia hidup secara alami. Komponen Lingkungan hidup Lingkungan hidup memiliki 2 komponen utama yaitu Biotik Biotik adalah komponen lingkungan hidup yang terdiri atas makhluk hidup atau benda yang dapat menunjukkan ciri-ciri kehidupan, seperti bernapas, memerlukan makanan, tumbuh, dan berkembang biak. Komponen biotik terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan. Secara khusus, komponen lingkungan biotik diklasifikasikan menjadi Produsen, adalah organisme yang dapat membuat makanan sendiri dari bahan anorganik sederhana. Pada umumnya produsen adalah tumbuhan hijau yang dapat membentuk bahan makanan zat organik melalui fotosintesis. Konsumen, adalah organisme pengguna produk yang dihasilkan produsen karena tidak dapat membuat makanan sendiri. Konsumen tersebut terdiri atas hewan dan manusia. Konsumen mendapatkan makanan dari organisme lain, baik hewan maupun tumbuhan. Pengurai atau perombak dekomposer, adalah organisme yang mampu menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati. Pengurai mampu menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepas bahan-bahan yang sederhana yang dapat dipakai oleh produsen. Pengurai terdiri atas bakteri dan jamu. Abiotik Abiotik adalah komponen lingkungan hidup yang tidak bernyawa atau bisa disebut benda mati. Komponen abiotik yang mendukung keberlangsungan lingkungan hidup diantaranya yaitu Lapisan tanah, sebagai komponen abiotik yang memiliki peran penting bagi kehidupan makhluk di bumi ini. Peran pentingnya yaitu fungsinya sebagai tempat berpijak. Air, sebagai komponen abiotik yang penggunaannya sangat vital, karena semua makhluk hidup manusia, hewan, dan tumbuhan membutuhkan air sebagai sumber pokok kehidupannya. Udara, sebagai komponen utama yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernafas, yaitu dengan menghirup Oksigen yang terdapat di udara. Sinar Matahari, sebagai komponen yang dapat dimanfaatkan oleh semua makhluk hidup, misalnya tumbuhan memanfaatkan sinar matahari untuk berfotosintesis, manusia biasa menggunakan sinar matahari untuk menjemur pakaian dan menjemur ikan bagi para nelayan. Biosfer, sebagai komponen yang menyediakan segala unsur yang ada di bumi. Contoh Lingkungan hidup Lingkungan hidup terdiri atas 3 kategori utama yaitu Lingkungan Hidup Alami Lingkungan hidup alami dapat diartikan sebagai lingkungan hidup yang telah ada di alam tanpa adanya campur tangan manusia dalam memodifikasi atau mengubah tatanan lingkungan yang sudah ada. Lingkungan hidup alami meliputi komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik terdiri atas seluruh makhluk hidup mulai dari mikroorganisme, hewan, tumbuhan, dan manusia, sedangkan komponen abiotik terdiri atas unsur tak hidup yang menunjang keberlangsungan hidup komponen biotik, antara lain udara, air, tanah, batuan, cahaya matahari, dan sebagainya. Masing-masing komponen biotik dan abiotik mempunyai peran masing-masing yang saling memengaruhi satu sama lain. Misalnya, komponen abiotik yaitu tanah, air, dan cuaca dapat memengaruhi kehidupan organisme seperti tanaman di suatu wilayah. Lingkungan Hidup Binaan Manusia telah memiliki kesadaran bahwa lingkungan hidup alami mempunyai keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan makhluk hidup membuat manusia berusaha untuk memperpanjang usia lingkungan hidup dengan cara memodifikasi atau mengelola lingkungan hidup. Tujuannya adalah agar lingkungan hidup dapat kembali memiliki keseimbangan ekologi dalam memenuhi kebutuhan seluruh makhluk hidup yang berada di dalamnya. Upaya penciptaan lingkungan hidup binaan misalnya penanaman hutan reboisasi, pengolahan air limbah agar tidak mencemari lingkungan sungai, serta penanaman pohon untuk menciptakan suasana yang rindang dan udara bersih. Lingkungan Sosial Budaya Lingkungan sosial budaya merupakan lingkungan tempat manusia berinteraksi dengan sesamanya. Lingkungan sosial budaya memiliki berhubungan yang erat dengan lingkungan alam. Beragam contoh kerusakan yang terjadi pada lingkungan alam merupakan buah dari interaksi manusia dalam lingkungan sosial budaya. Interaksi sosial manusia yang memiliki dampak bagi keberlangsungan hidup lingkungan alam terdiri dari dua kategori yakni interaksi yang bersifat asosiatif dan disosiatif. Interaksi asosiatif ialah bentuk hubungan yang menghasilkan kerja sama terhadap pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Bentuk interaksi asosiatif dalam lingkungan hidup dapat dilihat dari usaha manusia untuk menghijaukan kembali wilayahnya dengan menanam pohon. Interaksi disosiatif ialah kebalikan dari interaksi asosiatif. Interaksi ini cenderung menimbulkan kerugian bagi setiap komponen lingkungan hidup yang berada di dalamnya. Manusia memiliki peran utama di dalam lingkungan hidup sebab manusia telah diberkati dengan kemampuan melebihi makhluk-makhluk lainnya. Dengan memiliki kemampuan tersebut, manusia seharusnya dapat menjadikan lingkungan hidup sebagai tempat tinggal yang makmur dan Menguntungkan setiap komponen yang ada di dalamnya. Demikianlah rangkaian tulisan yang menjelaskan tentang pengertian lingkungan hidup menurut para ahli, ciri, manfaat, komponen, dan contohnya. Semoga hadirnya materi ini bisa membertikan referensi kepada segenap pembaca yang sedang membutuhkan materinya.